Logo PPP

DEWAN PIMPINAN PUSAT
PARTAI PERSATUAN PEMBANGUNAN

DPR Masih Menerima Masukan RKUHP

13 Februari 2018 - 20:59:20 | 28

Share: Facebook Twitter Google+ WhatsApp Telegram

thumbnail

PPP.OR.ID - Anggota Panitia Kerja (Panja) Rancangan Kitab Undang-undang Hukum Pidana (RKUHP) dari Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Arsul Sani mengatakan, masyarakat diminta untuk memberi masukan mengenai RKUHP tersebut tanpa menghapus atau menambah pasal.

Arsul Sani menjelaskan, saat ini RKUHP baru selesai ditahap Tim Perumus. Dalam tahap pertama tersebut masih terbuka peluang untuk menerima masukan.

“Silakan teman-teman media, elemen masyarakat sipil kalau misalnya ada masukan-masukan terkait rumusan pasal disampaikan. Tetapi tahapan sekarang sudah tidak bisa lagi mempersoalkan satu pasal ada atau tidak ada,” ujar Arsul Sani, Senin (12/2/2018).

Arsul Sani menambahkan, setelah itu masih ada dua tahap lagi, yaitu tahap pleno komisi dan paripurna. Di tahap paripurna sudah tidak ada pembahasan.

Lebih lanjut Arsul Sani mencontohkan, pasal penghinaan presiden telah disepakati di tingkatan tim perumus. Namun, masih belum mencapai kesepahaman mengenai rumusan norma, ancaman hukuman, dan sifat delik. Sehingga, pihaknya masih membuka peluang menerima masukan mengenai pasal itu, beliau juga meminta, agar rumusan dapat disampaikan secara konkrit.

Sejalan dengan itu Arsul Sani menegaskan, masyarakat sipil tidak dapat memaksakan kehendak pasal penghinaan presiden harus hilang. Sebab, pembentukan undang-undang merupakan kewenangan DPR dan Pemerintah.

“Itu memang belum sepakat bulat baik di antara fraksi-fraksi yang ada di DPR itu sendiri maupun antara yang ada di DPR dengan pemerintah,” pungkas Arsul Sani. (Ch)





Login Member

Kumpulan Rubrik



Rubrik Hukum
       Konsultasi Hukum
       Pos Pengaduan Publik
Rubrik Agama
       Hikmah
       Kajian Kitab
       Khazanah
       Khotbah
       Tokoh Tokoh Islam
       Konsultasi Agama
       Doa Harian
       Humor
       Kabar Islam
Rubrik Organisasi
       KTA Online
       Konsultasi Organisasi
Rubrik Seni
       Film
       Musik
       Acting
Ruang Usaha
DPLN (LN)
Bela Negara
Teknologi Tepat Guna
Hijabers dan Fashionista
Petiga TV