Logo PPP

DEWAN PENGURUS PUSAT
PARTAI PERSATUAN PEMBANGUNAN

Konferensi Liga Muslim Dunia Menyerukan Toleransi

18 Mei 2017 - 14:41:40

Share: Facebook Twitter Google+ WhatsApp Telegram

thumbnail

PPP.OR.ID, London - Liga Muslim Dunia (Muslim World League / MWL) menggelar konferensi di London. Seseuai yang dilansir Asharq Al-Awsat kongres ini berlangsung di London University, di Inggris, pada tanggal 16 Mei lalu. Acara ini dihadiri oleh Intelektual, pengkhotbah agama dan sejumlah politisi. Tema yang diangkat dalam konferensi  adalah "Toleransi dalam Islam".

Konferensi ini mengungkap bahwa pandangan ekstremis teroris telah salah menafsirkan tuntunan dan ajaran agama Islam. Praktik yang dianut oleh teroris ekstremis tidak sesuai dengan nilai-nilai Islam.

Nabi Muhammad SAW sepanjang perjalanannya menyampaikan dan melaksanakan nilai-nilai seperti kejujuran, toleransi, belas kasihan, koeksistensi, kebenaran dan kebajikan. Konferensi ini menyuarakan perdamaian dengan konsep ndan pola komunikasi positif, baik dalam lingkupp penganut Islam atau pengikut agama yang berbeda.

Terlebih lagi, pernyataan akhir konferensi tersebut mengakui upaya yang dikeluarkan oleh umat Islam yang tinggal di Inggris dalam mempromosikan kepercayaan dan sistem nilai Islam yang sejati. Memuji kontribusi budaya dan keterlibatan mereka semua dengan anggota masyarakat lainnya.

Mohammed bin Abdul Karim Al Issa dalam acara pembukaan konferensi menyatakan "Ini (perdamaian) bisa dicapai cuma melalui rasa cinta dan kebaikan untuk kemanusiaan, dan melampaui semua keegoisan,"

Komunitas Muslim di negara-negara non-Muslim diharapakan senantiasa menjaga dan menjalankan hak ekspresi religius dengan cara yang damai dan legal. Lebih jauh lagi, semua Muslim diperingatkan untuk tidak terbujuk oleh ideologi ekstremis yang akan membahayakan moderasi keagamaan dan kesadaran nasional mereka.

Fenomena Islamofobia juga menjadi sorotan dalam pertemuan ini, penyebab utama Islamofobia adalah kurangnya pengetahuan tentang tradisi dan nilai Islam yang sebenarnya. Meraka yang fobia dengan Islam tidak mengetahui realitas bahwa Islam mendukung kreativitas peradaban, menuntut objektivitas, dan penghapusan prasangka.

Issa menyampaikan pentingnya  dialog konstruktif untuk berbagai pengetahuan dan pemahaman dengan pendekatan moderat. Toleransi menurutnya merupakan salah satu nilai mulia Islam, seperti dicontohkan biografi Nabi Muhammad SAW yang selalu berada di garis depan memperjuangkan nilai-nilai moral Islam di semua bidang kehidupan. (ZA)





Login Member

Kumpulan Rubrik



Rubrik Hukum
       Konsultasi Hukum
       Pos Pengaduan Publik
Rubrik Agama
       Hikmah
       Kajian Kitab
       Khazanah
       Khotbah
       Tokoh Tokoh Islam
       Konsultasi Agama
       Doa Harian
       Humor
       Kabar Islam
Rubrik Organisasi
       KTA Online
       Konsultasi Organisasi
Rubrik Seni
       Film
       Musik
       Acting
Ruang Usaha
DPLN (LN)
Bela Negara
Teknologi Tepat Guna
Hijabers dan Fashionista
Petiga TV