Logo PPP

DEWAN PIMPINAN PUSAT
PARTAI PERSATUAN PEMBANGUNAN

Lawan Hoax Demi Kebhinekaan dan Kedaulatan NKRI ​ ​

03 Juni 2018 - 21:10:45 | 207

Share: Facebook Twitter Google+ WhatsApp Telegram

thumbnail

PPP.OR.ID - Di era pesatnya perkembangan tehnologi ini, akses informasi semakin mudahdidapatkan, orang tidak perlu bersusah payah membayar mahal untuk mendapat informasi setiap harinya. Cukup bermodal smartphone atau gadget yang tersambung dengan jaringan internet kita bisa menikmati tak terbatasnya informasi yang ada di jagad maya.

Konsekuensi logis dari santernya produksi dan persebaran informasi adalah masyarakat bisa semakin melek informasi, bahkan semakin pintar karena setiap harinya mendapat pengetahuan. Hal diatas tentu dengan catatan apabila informasi yang didapat adalah informasi yang benar dan kredibel, bukan informasi bohongyang tidak bisa dipertanggungjawabkan atau lebih dikenal dengan hoax.

Apabila yang terjadi sebaliknya, masyarakat lebih sering menerima atau mengakses informasi atau berita bohong, akan berdampak negatif bagi siapa saja, Karena kontennya biasanya berisi hal negatif, yang bersifat hasut dan fitnah. Hoax akan menyasar emosi masyarakat, dan menimbulkan opini negatif sehingga terjadi disintergratif bangsa, selain itu juga memberikan provokasi dan agitasi negatif yang bisa menyulut kebencian, kemarahan, hasutan pada orang banyak, sehingga menimbulkan huru-hara, pemberontakan.

Sebagai bangsa yang menjujung tinggi etika dan dikenal berbudaya adiluhung, kita mempunyai tanggung jawab moril untuk melawan serangkaian hoax yang sengaja diproduksi dan disebarkan untuk memecah belah persatuan bangsa. Seperti pernyataan Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) M. Romahurmuziy, bahwa Kita harus tegas melawan hoax demi kesatuan dan kedaulatan negara tercinta kita ini, yaitu Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). 

"Berita hoax harus dilawan untuk menjaga kebhinekaan dan kedaulatan NKRI," tegas Romahurmuziy atau yang akrab disapa Gus Rommy, saat memberikan ceramah khutbah shalat Idul Adha, di Alun-alun Kebumen, Jumat (1/9/2018).

Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) itu memberikan cara untuk menangkal berita bohong atau hoax, yaitu dengan cara tabayun atau klarifikasi, menghidupkan nalar, memvalidasi secara masuk akal sehat dalam konteks ajaran Islam dari setiap informasi yang diterima.

Lebih jauh Gus Rommy menjelaskan, jika sudah tidak diragukan kebenaran dan manfaatnya, tentu menyebarluaskannya tidak dipersoalkan bahkan bisa menuai kebaikan. Akan tetapi, jika belum jelas kebenaran dan manfaatnya jangan disebarluaskan.

"Tetapi jika belum jelas kebenaran dan manfaatnya, sebaiknya tidak melakukan apapun. Apalagi men-share kepada orang lain karena menimbulkan kemudharatan,"terang cicit ulama besar pendiri Nahdlatul UIlama (NU), K.H. Wahab Chasbullah tersebut. (Oky)





Login Member

Kumpulan Rubrik



Rubrik Hukum
       Konsultasi Hukum
       Pos Pengaduan Publik
Rubrik Agama
       Hikmah
       Kajian Kitab
       Khazanah
       Khotbah
       Tokoh Tokoh Islam
       Konsultasi Agama
       Doa Harian
       Humor
       Kabar Islam
Rubrik Organisasi
       KTA Online
       Konsultasi Organisasi
Rubrik Seni
       Film
       Musik
       Acting
Ruang Usaha
DPLN (LN)
Bela Negara
Teknologi Tepat Guna
Hijabers dan Fashionista
Petiga TV