Logo PPP

DEWAN PIMPINAN PUSAT
PARTAI PERSATUAN PEMBANGUNAN

Rasa Kemanusiaan Muslim dalam Peristiwa Holocaust

19 Mei 2017 - 20:05:05 | 678

Share: Facebook Twitter Google+ WhatsApp Telegram

thumbnail

PPP.OR.ID - Holocaust  merupakan salahsatu peristiwa kejahatan kemanusiaan terbesar dalam sejarah yang menimpa orang Yahudi. Siapa sangka jika dalam peristiwa kejahatan kemanusian Holocaust  orang Islam memiliki andil menyelamatkan orang-orang Yahudi. Pada bulan Januari lalu, saat degelar Peringatan Holocaust di sinagog New York ditampilkan kisah-kisah Muslim yang mempertaruhkan nyawa mereka untuk menyelamatkan orang-orang Yahudi dari penganiayaan selama Perang Dunia II.

Selama ini kedua kelompok agama (Islam dn Yahudi) ini sering dihadirkan dalam wajah saling bertentangan (oposisi). Namun, dengan digelar dan ditampilkannya kisah-kisah mengenai orang Islam saat peristiwa Holocaust tersebut menajadi semacam pengingat bagi kita tidak ada yang bertentangan seacara terus-menerus. Nyatanya Muslim dan Yahudi telah berbagi sejarah dan bekerjasama untuk sebuah hal yang penting yaitu kemanusiaan.

Diantara kisah-kisah yang diungkap adalah kisah Khaled Abdul Wahab, yang melindungi sekitar dua puluh empat orang Yahudi di Tunisia, dan Abdol Hossein Sardari, seorang diplomat Iran yang dipercaya membantu ribuan orang Yahudi melarikan diri dari tentara Nazi dengan menerbitkan paspor mereka.

Juga kisah keluarga Muslim di Albania yang menyembunyikan Johanna Neumann (sat itu masih anak-anak) dan ibunya di rumah mereka selama pendudukan Jerman.  Keluarga Muslim ini mengatakan kepada orang lain kalau Neumann dan ibunya adalah anggota keluarga yang berkunjung dari Jerman.

Sebagaimana yang dilansir TIME, Neumann yang sekarang berusia 86 tahun mengatakan "Mereka (keluarga Muslim) mempertaruhkan hidupnya untuk menyelamatkan kita. Jika ada yang tahu kalau  kita adalah orang Yahudi, pasti seluruh keluarganya akan terbunuh."

"Apa yang orang-orang (Muslim) ini lakukan, banyak di negara Eropa tidak melakukannya," imbuh Neumann.

Mereka sebagai sesama manusia merasakan sepenanggungan dan siapapun memiliki hak hidup. Nilai kemanusiaan seperti inilah yang seharusnya bias menjadi contoh dalam kehidupan soasial.

Kisah-kisah semacam ini telah membuka mata kita bagaimana orang secara organik saling melindungi satu sama lain, bahkan di lingkungan perang dan konflik yang ekstrim. Masyarakat dewasa ini harus belajar dari kisahkisah tersebut, yaitu harus berdiri bersama-sama tanpa memandang SARA untuk menghadapi ketidakadilan. (ZA)





Login Member

Kumpulan Rubrik



Rubrik Hukum
       Konsultasi Hukum
       Pos Pengaduan Publik
Rubrik Agama
       Hikmah
       Kajian Kitab
       Khazanah
       Khotbah
       Tokoh Tokoh Islam
       Konsultasi Agama
       Doa Harian
       Humor
       Kabar Islam
Rubrik Organisasi
       KTA Online
       Konsultasi Organisasi
Rubrik Seni
       Film
       Musik
       Acting
Ruang Usaha
DPLN (LN)
Bela Negara
Teknologi Tepat Guna
Hijabers dan Fashionista
Petiga TV