Waketum PPP Sesalkan Spekulasi Pendukung HRS

20
PPP
Foto : Istimewa

http://PPP.OR.ID , Jakarta – Wakil Ketua Umum PPP, Arwani Thomafi menyebut saat ini muncul spekulasi dan prasangka negatif. Prasangka itu datangnya dari kalangan pendukung Habib Rizieq Syihab (HRS) kepada pemerintah Indonesia terkait pemeriksaan HRS di Arab Saudi.

“Kami menyesalkan spekulasi, halusinasi, delusi, serta syak wasangka (suuzan) yang dikonstruksi oleh sejumlah pihak atas peristiwa yang menimpa HRS di Mekah. Spekulasi tersebut justru membuat kegaduhan baru di Tanah Air,” kata Arwani dalam keterangan tertulis, Kamis (8/11/2018).

Arwani menyebut, prasangka yang berkembang itu diantaranya menyebutkan bahwa ada operasi intelijen dalam kasus yang menimpa HRS. Menurutnya, pernyataan tersebut fatal yang tak berdasar untuk disampaikan.

Relasi Indonesia dengan Arab Saudi selama ini telah berjalan cukup lama, dan dalam perkembangan mutakhir makin menunjukkan harmoni dan saling menghormati satu dengan lainnya.

“Janganlah relasi ini dirusak oleh pernyataan yang hanya berpijak pada halusinasi yang tak mendasar,” ujarnya.

Anggota Komisi I DPR ini menyebut sejatinya, dalam kasus HRS, pemerintah Indonesia melalui Kementerian Luar Negeri dan Kedutaan Besar Indonesia di Kingdom of Saudi Arabia (KSA) aktif melakukan pemantauan dan pendampingan atas peristiwa yang menimpa HRS.

Langkah Menlu dan Dubes Indonesia untuk Arab Saudi dalam kasus HRS ini sudah tepat karena melindungi warga negara Indonesia, termasuk HRS.

“Peristiwa yang dialami HRS terjadi di Mekah, Arab Saudi, bukan di Tanah Air. Baiknya, kita menyerahkan sepenuhnya kepada otoritas keamanan di Kerajaan Arab Saudi atas masalah tersebut,” jelas Arwani.

Menurut Arwani, pemerintah Arab Saudi memiliki kedaulatan yang mandiri untuk menuntaskan masalah tersebut. Semakin ada yang berspekulasi dan berhalusinasi justru dianggap semakin membuka ruang penghinaan kepada kedaulatan Arab Saudi. (Sk)