Lakukan Pembenahan, PPP Banjarmasin Target Menang di Pemilu 2024

BANJARMASIN – Ketua DPP PPP Bidang Organisasi Kaderisasi Keanggotaan Syaifullah Tamliha mentargetkan pemilu 2024 PPP bisa jaya kembali di Banjarmasin. Sebab itu ia meminta seluruh kader PPP di Banjarmasin harus kerja keras agar kejayaan PPP kembali lagi. Hal ini ia sampaikan saat membuka Musyawarah Cabang IX DPC PPP Kota Banjarmasin, Selasa, (23/11/2021).

Dikatakannya, Kota Banjarmasin ditarget meraih kembali suara yang hilang pada Pemilihan Umum Legislatif (Pileg) 2019, sekaligus menambah jumlah kursi di legislatif, baik DPRD Kota Banjarmasin, DPRD Provinsi Kalsel maupun DPR RI.

“2019, PPP kehilangan kursi DPR RI, berkurangnya kursi DPRD Provinsi, termasuk kursi di DPRD Kota Banjarmasin serta hilangnya kursi pimpinan DPRD yang berimbas jumlah anggota dewan berkurang dari 5 orang menjadi 2 orang,” jelasnya.

Karena itu dirinya diminta oleh DPP PPP untuk membenahi internal partai agar nantinya di Pileg 2024 partai ini bisa berjaya kembali, meski pun kondisi partai ini masalah besar bagi PPP, namun itu tidak hanya terjadi di Banjarmasin, tapi hampir terjadi disemua Dewan Pimpinan Cabang (DPC).

“Saya hadir di muscab ini untuk melakukan pembenahan di internal, karena kita menghadapi tantangan berat di 2024 dari berbagai aspek,” tegasnya.

Anggota Komisi I DPR RI Fraksi PPP ini menyatakan untuk menghadapi tantangan itu, maka perlu pembenahan total guna mengembalikan kursi-kursi yang hilang, dan itu perlu mencari pimpinan partai yang terbaik di antara yang baik dan itu tidak gampang.

Tamliha menyampaikan harapan DPP agar DPC PPP Kota Banjarmasin bisa kembali berjaya, salah satunya mendapatkan kembali kursi DPR RI yang hilang pada Pileg 2019 dan ini tanggung jawab kolektif kolegial sebagaimana arahan DPP. “Semoga ikhtiar ini bisa kita realisasikan di 2024 mendatang,” harapnya.

Ia juga mengatakan Kota Banjarmasin adalah barometer politik, karena jumlah pemilihnya terbesar kedua setelah Kabupaten Banjar yakni hampir 500 ribu pemilih.

“Pada pemilu 2019, PPP turun drastis hanya meraih suara 17 ribu atau 3,4 persen. Lantas bagaimana nanti mengembalikan suara yang hilang itu. Maka perlu mencari pengurus yang petarung untuk mengembalkan kursi-kursi yang hilang,” ucapnya

Diapun mengingatkan, jika partai sekarang sudah memiliki strategi yang baik, tetapi jika pengurusnya bukan petarung maka sulit untuk kembali lagi mencapai target sesuai strategi PPP.

“Kita harus mencari orang yang tepat untuk menghadapi tantangan itu yaitu petarung yang bisa menterjemahkan strategi pusat,” pungkasnya.

Sementara Ketua DPC PPP Kota Banjarmasin Arufah Arif menyampaikan harapannya siapa pun nanti yang calon legislatif, maka lakukan sinergi antara provinsi dan pusat, karena ini strategi yang dilakukan pihaknyadi Banjarmasin.

Sedangkan untuk kepengurusan yang baru periode 2021-2026, tentunya bisa melanjutkan kebijakan-kebijakan dan program selama ini, yang dilanjutkan dengan meningkatkan strategi-strategi serta mengevaluasi capaian yang terdahulu.

“Ini jadi momentum kedepannya dengan merangkul kalangan melenial dan para senior, karena ini kewajiban bagi pengurus baru agar PPP lebih maju lagi dan saling merangkul,” harapnya.

Arufah pun menyatakan optimis di 2024 bisa tambah kursi legislatif nantinya dengan berkaca pada hasil Pileg 2019, dengan target mengembalikan 5 kursi di DPRD Banjarmasin

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

INSTAGRAM

IKUTI KAMI

313,168FansSuka
49,982PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan

TERKINI