GPK Gelar Muktamar Di Yogyakarta

JAKARTA – Salah satu organisasi sayap Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Gerakan Pemuda Kabah (GPK) menggulirkan rangkaian Muktamar ke-2, di Kota Yogyakarta, 11-13 Desember 2021.

Ketua Pengurus Wilayah (PW) GPK DI Yogyakarta, Totok Yuwono mengatakan, agenda utama dalam Muktamar kali ini, adalah pemilihan Ketua Umum Pengurus Pusat (PP) GPK periode 2022-2026.

Menurutnya, terdapat tiga calon yang akan bersaing di pemilihan, Minggu (12/12/2021).

“Yakni, Andi Surya Wijaya Ghalib, yang saat ini menjabat sebagai Plt Ketum PP GPK, kemudian Habib Farhan Al Amri, serta Bang Tommy. Ketiganya itu merupakan kader terbaik yang dimiliki GPK,” katanya, Jumat (10/11/2021).

Selaras AD/ART, ia berharap, nantinya Ketum bisa terpilih secara aklamasi, sehingga soliditas GPK tercermin lewat Muktamar ini.

Akan tetapi, seandainya tidak terealisasi melalui musyawarah mufakat, maka jalur voting, atau pemungutan suara pun bakal dilangsugkannya.

“Jadi, harapannya bisa saling kompromi, ya, memutuskan ketua umum terbaik. Insyaallah, tidak akan terjadi itu, perpecahan di tubuh GPK sendiri,” ucap Totok.

Sementara, Panitia Penyelenggara Muktamar ke-2 GPK, Inung Nurzani menuturkan, Ketum PPP Suharso Monoarfa, bakal menghadiri langsung kegiatan tersebut.

Menurutnya, Yogyakarta dipercaya sebagai lokasi Muktamar, selaras arahan ketua partai berlambang Ka’bah itu.

Menurutnya, Muktamar di Yogyakarta bisa menjadi awal kebangkitan PPP, yang torehannya dalam Pemilu 2019 lalu mengalami penurunan.

Sebagai organisasi sayap, maka GPK harus ikut berbenah, seiring meredanya konflik internal di tubuh PPP, yang sempat terjadi tempo hari.

“Sekarang sudah tidak ada lagi perpecahan di partai. Kita harus bergerak melalukan pembenahan, untuk persiapan jelang Pemilu 2024. Kalau GPK ini kuat, partai pun kuat, begitu juga sebaliknya,” tandas Inung.

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

INSTAGRAM

IKUTI KAMI

313,933FansSuka
48,100PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan

TERKINI