Pilkada Diharapkan Jadi Momen Kebangkitan PPP di Sumbar

Senin 23 November 2020

  • BAGIKAN

Logo Partai Persatuan Pembangunan (PPP)

Jakarta - Sekretaris DPW PPP Amora Lubis mengatakan dalam rapat kerja nasional Februari lalu di Jakarta telah diputuskan menjadikan Pilkada sebagai momen untuk kebangkitan kembali PPP di Sumbar. Karena itu sesuai dengan tahapan-tahapan Pilkada dilakukan penjaringan untuk memperoleh bakal calon yang diusung.

"Alhamdulillah dari 13 kabupaten tapi kita bisa mengusung di 11 kabupaten/kota, minus Dharmasraya karena PPP tidak punya kursi di sana dan Bukittinggi kita hanya bisa mendukung paslon independen," ujar Amora saat dihubungi Harianhaluan.com, Senin (23/11/2020).

Dari 11 calon yang diusung, sebut Amora, merupakan figur dan tokoh yang mempunyai integritas tinggi dan juga diyakini mempunyai elektabilitas tinggi ditengah-tengah masyarakat.

Termasuk pula Pilgub, kata dia, PPP mencalonkan Mahyeldi sebagai calon Gubernur dan Audy Joinaldy calon Wakil Gubernur Sumbar. Mereka merupakan gabungan antara birokrat dengan pengusaha.

Mahyeldi juga pernah beberapa kali di DPRD, sementara Audy tokoh muda milenial. Kalau digabungan kedua-duanya mereka pasangan termuda dari empat pasangan calon yang ada.

"Nah, itu semua sudah kita daftarkan dan sekarang masuk dalam masa kampanye. Kita menyusun strategi, pertama adalah ada tiga jalur upaya kita memenangkan pasangan calon ini yakni bersama-sama dengan koalisi, kalau di Sumbar diusung PKS, daerah lain dengan partai-partai koalisi lainnya," jelas Amora.

Amora menambahkan, yang kedua melalui jalur internal PPP dan ketiga memberdayakan relawan-relawan yang dibentuk oleh pasangan calon karena PPP paling banyak berbuat diinternal partai. Adapun yang telah dilalukan, kata dia, sebelum masa kampanye sudah mendeklarasikan paslon.

"Pada waktu deklarasi itu kita telah menghadirkan para kader untuk menyampaikan dan memberitahu bahwa inilah paslon yang akan kita usung di pilkada," ucap Amora.

Selain itu, sambung Amora, setelah tiba masa kampanye maka melakukan penyamaan persepsi untuk langkah-langkah pemenangan melalui rapat koordinasi Pilkada dengan menghadirkan pimpinan partai disemua kabupaten/kota dan pasangan bakal calon termasuk dari Jakarta.

"Jadi di sana dirumuskan langkah-langkah yang harus dilakukan paslon dari PPP yang maju Pilkada Sumbar 2020," ulas Amora.

Selanjutnya strategis PPP dalam menjemput kemenangan, kata Amora, dengan memberdayakan pengurus PPP baik di kabupaten/kota maupun kecamatan dalam rangka sosialisasi dan mengkampanyekan paslon.

"Bagaimana caranya, pertama kita membekali mereka dengan atribut, alat peraga kampanye (APK) untuk paslon kita. Kalau pasangan Bupati/Walikota tentu dicabang masing-masing," imbuh Amora.

Kedua, DPW turun ke DPC untuk bersama dengan pasangan calon maupun memilih salah satunya. Karena daerah Sumbar sangat lebih maka tidak mungkin setiap kegiatan dihadirkan bersama-sama antara calon Gubernur dan Wakil Gubernur.

"Tentu tidak banyak wilayah atau titik yang bisa kita jangkau. Karena itu kita melakukan (kampanye) dengan cara PKS membawa calon Gubernur dan PPP bawa calon Wakil Gubernur," ciletuk Amora.

Selanjutnya kata Amora, kampanye yang dilakukan PPP tidak dengan mengerahkan massa besar disamping selain kondisi pandemi Covid-19, serta untuk memanfaatkan luasannya jangkau kampanye tersebut. Seperti pertemuan terbatas dengan masyarakat.

"Dengan cara mengadakan pertemuan tidak di tempat terbuka, adakalanya di rumah, kedai, dan di kelompok tani. Itu yang telah kita lakukan pemenagan PPP pada Pilkada ini," kata Amora. (*)

Sumber: Harian Haluan

  • BAGIKAN

Berita Lainnya

Edit Profil Sign Out

KARTU TANDA ANGGOTA

PARTAI PERSATUAN PEMBANGUNAN

No. KTA

3171.01.27061979.01.001

Nama

Arya Permana Graha

NIK

This is dummy copy

Jabatan Struktural

Jabatan Non Struktural

Tempat Lahir

Bukit Tinggi, Sumatera Barat

Tanggal Lahir

20 Januari 1965