PPP Syiarkan Wajah Islam Rahmatan lil Alamin

Selasa 8 Desember 2020

  • BAGIKAN

Ketua Majelis Pertimbangan DPW PPP Jawa Timur KH. A Hafidz Ma'soem (Foto : Dok DPP PPP)

PPP - Ketua Majelis Pertimbangan DPW PPP Jawa Timur KH. A Hafidz Ma'some berharap Muktamar IX bisa dijadikan wadah untuk mereorientasi gerak politik partai. Karena menurutnya, di era multipartai dan kemajuan teknologi Informasi harus menjadi renungan tersendiri bagi PPP untuk menatap masa depannya.

"Sudah sepantasnya PPP segera beradaptasi dengan kemajuan teknologi informasi dan munculnya generasi milenial yang mulai banyak mengisi ruang publik,” kata KH. A Hafidz Ma'soem

Walaupun begitu, KH. A Hafidz Ma'soem tetap meminta PPP tetap berpegang teguh pada garis perjuangan sebagai partai berasaskan Islam. PPP perlu menjadikan para ulama sebagai komando dalam perjuangan yang dilakukan di bidang politik.

“Bahasa sederhananya, dalam struktur dan kultur politik PPP kedepan, harus mampu menyambungkan harapan, cita cita, visi, dan misi perjuangan Islam yang digagas ulama dalam jiwa dan gerak langkah generasi milenial. Disinilah arti penting kaderisasi dan regenerasi," tambahnya.

Untuk itulah katanya, Muktamar PPP harus benar benar tegas menggaungkan jati dirinya yang mensyiarkan Islam rahmatan lil alamin.

Di sisi lain Muktamar harus menarik dan memberikan ruang bagi generasi milenial yang berlatar belakang santri tradisional yang selama ini jadi basis dan konstituen PPP, juga Islam moderat di perkotaan. Karena merekalah yang akan mampu menjawab tantangan masa depan dan kompetisi politik yang berat.

"Sebagai partai berjati diri Islam, PPP harus menjadi inisiator dan penggerak utama dalam menampilkan wajah Islam yang ramah, toleran, dan moderat. Sebagai partai warisan ulama, PPP kedepan harus mampu mencitrakan Islam Indonesia sebagai Islam yang rahmatan lil alamin, teguh dalam menjaga keutuhan NKRI," ungkapnya.

Ia menegaskan kalau PPP harus dibangun menjadi partai Islam modern, dengan manajemen profesional, dan diisi SDM muda berkualitas yang paham akan perkembangan zaman.

Dikatakannya juga munculnya paham Islam transnasional harus menjadi PR bersama bagi kader PPP. sebagai partai warisan ulama PPP harus menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Diketahui, Muktamar IX PPP yang digelar pada 18-21 Desember 2020 dengan syistem zonasi dan menerapkan protokol kesehatan dengan ketat. Di antaranya adalah dengan menerapkan 3M yaitu memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak.

Selain itu, semua calon peserta Muktamar PPP harus melakukan tes PCR (polymerase chain reaction test) atau usap. Diharapkan 3-5 hari sebelumnya mereka melakukan PCR dan membawanya ke Makassar.

  • BAGIKAN

Berita Lainnya

Edit Profil Sign Out

KARTU TANDA ANGGOTA

PARTAI PERSATUAN PEMBANGUNAN

No. KTA

3171.01.27061979.01.001

Nama

Arya Permana Graha

NIK

This is dummy copy

Jabatan Struktural

Jabatan Non Struktural

Tempat Lahir

Bukit Tinggi, Sumatera Barat

Tanggal Lahir

20 Januari 1965