DPR Minta Pemerintah Waspada Covid Varian Baru

Sabtu 9 Januari 2021

  • BAGIKAN

Anggota Komisi IX DPR RI Fraksi PPP Anas Thahir (Foto : Istimewa)

PPP -  Anggota Komisi IX DPR RI Fraksi PPP  Anas Thahir menyoroti Covid-19 yang sudah 11 bulan masuk ke Indonesia, menurutnya tercatat 779.548 terkonfermasi positif, 645.746 sembuh, dan 23.109 meninggal, namun  sampai hari ini masih belum ada tanda-tanda kapan wabah ini akan berakhir.

“Bahkan cenderung semakin mencemaskan karna jumlah korban terpapar terus mengalami peningkatan, ketersediaan ruang rawat di banyak rumah sakit juga semakin menipis, bahkan yang paling menyedihkan soal ketersediaan tenaga kesehatan mulai dari dokter, perawat, sampai petugas lab yang satu persatu terus berguguran meninggal saat bertugas,” ujarnya, (6/1/2021).

Salain itu katanya, kordinasi antar Kementrian menjadi sangat penting untuk makin diintensifkan, terutama Mendagri yang membawahi para kepala daerah. Penanganannya harus benar-benar diperketat untuk menjamin agar seluruh aparat, alat kelengkapan dan sistem penanganan Covid-19 secara nasional benar-benar bekerja on the right track.

“Perlu dipertimbangkan kembali pemberlakuan lock-down parsial di daerah-daerah tertentu yang situasinya dipandang sudah sangat menghawatirkan. Terutama kawasan zona merah dan tempat-tempat pariwisata yang memungkinkan mendatangkan banyak kerumunan,” ungkapnya.

Lebih jauh ia menjelaskan, harus ada penanganan khusus bagi para OTG yang jumlahnya juga terus meroket. Karena mereka inilah yang paling berbahaya sekaligus paling beresiko mempercepat penularan. Jika perlu, mereka di dikumpulkan di tempat karantina khusus dengan memanfaatkan gedung-gedung milik negara dengan menerapkan protokol kesehatan tingkat tinggi.

“Beberapa Rumah Sakit sudah menutup pintu akibat terbatasnya ruang rawat, sebagian lagi menolak pasien Covid-19 karena sudah tidak ada ketersediaan tenaga kesehatan. Pemerintah harus bertindak cepat untuk menyelesaikan persoalan ini dengan sesegera mungkin merekrut tenaga dokter dan perawat-perawat baru yang dianggap memiliki kompetensi memadai agar kita bisa mencegah kemungkinan terjadinya bencana lebih serius yang jika itu terjadi kita semua bakal kesulitan menghadapinya,” jelas Anas.

Ia juga meminta Pemerintah untuk terus meningkatkan kewaspadaan Covid varian baru yang disinyalir lebih cepat penularannya daripada Covid-19, apalagi virus ini sudah dikwatirkan masuk Indonesia.

  • BAGIKAN

Berita Lainnya

Edit Profil Sign Out

KARTU TANDA ANGGOTA

PARTAI PERSATUAN PEMBANGUNAN

No. KTA

3171.01.27061979.01.001

Nama

Arya Permana Graha

NIK

This is dummy copy

Jabatan Struktural

Jabatan Non Struktural

Tempat Lahir

Bukit Tinggi, Sumatera Barat

Tanggal Lahir

20 Januari 1965