Legislator PPP Dorong BRI Biayai Pedagang Kecil di Desa - Desa

Jumat 11 Juni 2021

  • BAGIKAN

Anggota Komisi VI DPR RI, Fraksi PPP Elly Rachmat Yasin (Foto : Istimewa)

PPP - Anggota Komisi VI DPR RI, Fraksi PPP Elly Rachmat Yasin mempertanyakan strategi BRI agar berhasil merealisasikan kuota KUR. Karena menurutnya pada tahun lalu BRI tidak berhasil merealisasikan kuota KUR. Tahun ini BRI memiliki anggaran KUR lebih besar, yakni Rp. 170 triliun, sedangkan tahun lalu hanya Rp 140 triliun.

"Tahun ini besarnya pembiayaan untuk pelaku usaha kecil dan ultra mikro yang mencapai Rp 253 triliun atau naik 15% dari anggaran tahun 2020 yakni Rp 220 triliun melalui bank BUMN," jelasnya, jumat (11/6/2021).

Sebab itu Elly meminta BRI agar memperhatikan usaha ultra mikro karena 77,6% mereka belum bisa diterima bank (unbankable). Menurutnya BRI harus lebih konsen dengan pelaku usaha mikro. Karena itu amanat UU No. 20 tahun 2008 tentang UMKM.

"Sebagai pelaku usaha yang berada di lapisan terbawah. Mereka sangat memerluka bantuan modal. Usaha mereka sifatnya mencari nafkah (livehood) semata. Seperti pedagang kaki lima, pedagang sayur, pekerja kuli bangunan, pedagang di pasar tradisional dan sektor informal lainnya," ucapnya.

Lanjut Elly menjelaskan, mereka inilah yang menghidupi keluarga Indonesia, menyekolahkan anak-anak Indonesia, dan membantu peningkatkan konsumsi dalam negeri. Mereka inilah yang menggerakkan roda perekonomian rakyat di tingkat terbawah.

"Nasabah ultra mikro kini mencapai 60 juta lebih di seluruh Indonesia. Tahun depan kita harapkan bisa menampung 30 juta lagi nasabah baru sehingga 100 usaha ultra mikro akan terbantu," kata Elly.

Kemudian mereka semua dibina dan dipersiapkan untuk “nak kelas” menjadi usaha yang bisa dibiayai oleh perbankan (bankable) untuk mempercepat pemulihan perekonomian nasional.

Meskipun demikian, Elly juga mengapresiasi BRI yang kini memiliki skema kredit ultra mikro. Yaitu KUR “Mikro” dengan plafon kredit Rp. 10 – 50 juta dan program KUR “Super Mikro” yang plofon lebih kecil, Rp. 1 sampai 10 juta. Produknya menarik, tapi harus disosialisasikan hingga ke desa-desa. Karena kebanyakan masyarakat desa masih alergi sama bank. 

  • BAGIKAN

Berita Lainnya

Edit Profil Sign Out

KARTU TANDA ANGGOTA

PARTAI PERSATUAN PEMBANGUNAN

No. KTA

3171.01.27061979.01.001

Nama

Arya Permana Graha

NIK

This is dummy copy

Jabatan Struktural

Jabatan Non Struktural

Tempat Lahir

Bukit Tinggi, Sumatera Barat

Tanggal Lahir

20 Januari 1965