Jajaki Kerja Sama, GMPI Terima Kunjungan Pemuda Amanah Malaysia

Jakarta – Ketua Umum Pimpinan Pusat Generasi Muda Pembangunan Indonesia (PP GMPI) Achmad Baidowi menjelaskan sejarah PPP dan posisi GMPI sebagai salah satu badan otonom partai.

Awiek menjelaskan dalam sejarahnya PPP mempunyai hubungan erat dengan PDIP. Sejarah ini juga yang ikut melatarbelakangi PPP sering berkoalisi dengan PDIP termasuk saat mendukung pasangan Ganjar Pranowo-Mahfud MD.

“Sejak dilahirkan, PPP dan PDI (sebelum menjadi PDIP) mengambil posisi sebagai oposisi di pemerintahan Presiden Soeharto. Di masa reformasi pun PPP-PDIP juga sering bekerja sama, seperti saat Megawati dan Hamzah Haz menjadi presiden dan wakil presiden Indonesia, ” kata Awiek, Jumat (9/2/2024).

Hal tersebut ia sampaikan saat GMPI dan jajarannya menerima kunjungan Pemuda Partai Amanah Malaysia yang dipimpin Wakil Ketua Umum YB Danial Al-Rashid di Kantor DPP PPP, Jumat (9/2). Awiek juga menjelaskan struktur politik Indonesia, termasuk proses Pemilu di Indonesia yang diikuti oleh 24 partai politik.

“Di Indonesia Caleg tidak hanya bersaing dengan Caleg dari partai lain, namun juga dari Caleg internal partai” jelas Awiek.

Sementara itu Waketum Pemuda Partai Amanah Malaysia Danial menyebut kunjungan ke GMPI salah satunya bertujuan menjajaki kerjasama antar dua organisasi pemuda partai dari dua negara yang saling bertetangga.

Kunjungan ini merupakan kunjungan balasan setelah pada 2022 GMPI berkunjung ke kantor Partai Amanah di Selangor Malaysia. Ia juga menyebut kunjungan kali ini ingin mengetahui lebih detail terkait dinamika politik Indonesia yang diikuti oleh lebih dari 200 juta pemilih. Angka ini sangat jauh lebih besar dibanding pemilih di Malaysia.

“Saat GMPI datang ke Malaysia, saya masih belum jadi pimpinan di Pemuda Partai Amanah. Kami berharap hubungan pemuda Partai Amanah dan GMPI terus berlanjut,” kata Danial.

“Dan kami berharap GMPI bisa datang kembali ke Malaysia dan bisa kami jalan-jalan,” sambungnya.

Dalam kesempatan itu, Danial memperkenalkan rombongan yang dibawanya yang terdiri dari Ketua Wanita Partai Amanah YB Anfaal Saari, serta beberapa pegawai EXCO kerajaan Selangor, Fareedah Abd Samad, Masturah Abu Bakar, Azraf Azman, dan Nik Azmi bin Nik Ahmad Fathil.

Sementara dari GMPI hadir Bambang WG (Waketum PP GMPI) Zaky Zulkarnain (Ketua PP GMPI), Achmad Kholisun (Ketua PP GMPI), Dato Zainul Arifin (Ketua PP GMPI), serta jajaran Wasekjen PP GMPI yaitu Felinka, Cantika, Hana Fakhira, Amelda, Syamsul Arifin. Hadir juga Ketua PW GMPI DKI Jakarta.

Jajaki Kerja Sama, GMPI Terima Kunjungan Pemuda Amanah Malaysia

Jakarta – Ketua Umum Pimpinan Pusat Generasi Muda Pembangunan Indonesia (PP GMPI) Achmad Baidowi menjelaskan sejarah PPP dan posisi GMPI sebagai salah satu badan otonom partai.

Awiek menjelaskan dalam sejarahnya PPP mempunyai hubungan erat dengan PDIP. Sejarah ini juga yang ikut melatarbelakangi PPP sering berkoalisi dengan PDIP termasuk saat mendukung pasangan Ganjar Pranowo-Mahfud MD.

“Sejak dilahirkan, PPP dan PDI (sebelum menjadi PDIP) mengambil posisi sebagai oposisi di pemerintahan Presiden Soeharto. Di masa reformasi pun PPP-PDIP juga sering bekerja sama, seperti saat Megawati dan Hamzah Haz menjadi presiden dan wakil presiden Indonesia, ” kata Awiek, Jumat (9/2/2024).

Hal tersebut ia sampaikan saat GMPI dan jajarannya menerima kunjungan Pemuda Partai Amanah Malaysia yang dipimpin Wakil Ketua Umum YB Danial Al-Rashid di Kantor DPP PPP, Jumat (9/2). Awiek juga menjelaskan struktur politik Indonesia, termasuk proses Pemilu di Indonesia yang diikuti oleh 24 partai politik.

“Di Indonesia Caleg tidak hanya bersaing dengan Caleg dari partai lain, namun juga dari Caleg internal partai” jelas Awiek.

Sementara itu Waketum Pemuda Partai Amanah Malaysia Danial menyebut kunjungan ke GMPI salah satunya bertujuan menjajaki kerjasama antar dua organisasi pemuda partai dari dua negara yang saling bertetangga.

Kunjungan ini merupakan kunjungan balasan setelah pada 2022 GMPI berkunjung ke kantor Partai Amanah di Selangor Malaysia. Ia juga menyebut kunjungan kali ini ingin mengetahui lebih detail terkait dinamika politik Indonesia yang diikuti oleh lebih dari 200 juta pemilih. Angka ini sangat jauh lebih besar dibanding pemilih di Malaysia.

“Saat GMPI datang ke Malaysia, saya masih belum jadi pimpinan di Pemuda Partai Amanah. Kami berharap hubungan pemuda Partai Amanah dan GMPI terus berlanjut,” kata Danial.

“Dan kami berharap GMPI bisa datang kembali ke Malaysia dan bisa kami jalan-jalan,” sambungnya.

Dalam kesempatan itu, Danial memperkenalkan rombongan yang dibawanya yang terdiri dari Ketua Wanita Partai Amanah YB Anfaal Saari, serta beberapa pegawai EXCO kerajaan Selangor, Fareedah Abd Samad, Masturah Abu Bakar, Azraf Azman, dan Nik Azmi bin Nik Ahmad Fathil.

Sementara dari GMPI hadir Bambang WG (Waketum PP GMPI) Zaky Zulkarnain (Ketua PP GMPI), Achmad Kholisun (Ketua PP GMPI), Dato Zainul Arifin (Ketua PP GMPI), serta jajaran Wasekjen PP GMPI yaitu Felinka, Cantika, Hana Fakhira, Amelda, Syamsul Arifin. Hadir juga Ketua PW GMPI DKI Jakarta.

Related Articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

INSTAGRAM

IKUTI KAMI

313,160FansSuka
53,232PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan

TERKINI