GP Ansor dan Banser Tarik Gerbong Masuk ke PPP Tegal

Jakarta – Gerakan Pemuda (GP) Ansor Nahdlatul Ulama (NU) Kabupaten Tegal dan Barisan Serba Guna (Banser) NU Kabupaten Tegal menarik gerbong politiknya masuk ke Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kabupaten Tegal.

Mereka kembali ke PPP setelah sebelumnya bergabung di partai lain.

Tarik gerbong itu terlihat saat ratusan kader Ansor dan Banser datang dengan menggunakan kendaraan roda empat, roda dua dan odong-odong ke kantor DPC PPP Kabupaten Tegal di Jalan Gajah Mada Slawi, Rabu sore, 14 Juni 2023.

Hampir semua kader menggunakan atribut PPP dan pakaian bertuliskan Laskar Ka’bah. Kedatangan kader Ansor dan Banser disambut baik oleh Ketua DPC PPP Kabupaten Tegal Maftukhi dan kader PPP lainnya.

Tarik gerbong itu terlihat saat ratusan kader Ansor dan Banser datang dengan menggunakan kendaraan roda empat, roda dua dan odong-odong ke kantor DPC PPP Kabupaten Tegal di Jalan Gajah Mada Slawi, Rabu sore, 14 Juni 2023.

Hampir semua kader menggunakan atribut PPP dan pakaian bertuliskan Laskar Ka’bah. Kedatangan kader Ansor dan Banser disambut baik oleh Ketua DPC PPP Kabupaten Tegal Maftukhi dan kader PPP lainnya.

Selain itu, dirinya dan Pengurus GP Ansor Kabupaten Tegal dan Pengurus Banser Kabupaten Tegal juga secara sukarela masuk menjadi kader PPP. Dalam pertemuan itu, pengurus GP Ansor dan Banser secara simbolis menggunakan jaket PPP dan kopiah berlogokan PPP.

“Dengan mengucap bismillah, kami bergabung menjadi kader PPP. Kami siap memenangkan PPP di Kabupaten Tegal,” tegas Nur Fanani berapi-api.

Dia berujar, alasan Ansor dan Banser masuk menjadi kader PPP, karena mereka merasa dikerdilkan di PKB. Dia mencontohkan, Kasatkorcab Banser Kabupaten Tegal M. Mashadi Zaeni yang mencalonkan diri di DPRD Provinsi Jateng melalui PKB tetapi mendapatkan nomor urut terakhir.

Dia merasa organisasinya dikecilkan dengan tidak menghargai kadernya yang mendapatkan nomor 10.

“Saat ini ada 4 kadernya yang mendaftarkan diri ke PPP. Kemungkinan, nanti ada beberapa kader lainnya baik di tingkat kabupaten, provinsi dan pusat yang akan masuk ke PPP lagi. Tapi saya tidak akan menyebutkan namanya sekarang, nanti saja, sabar,” ungkapnya.

Dia membeberkan, empat kadernya yang masuk ke PPP untuk menjadi Bacaleg yakni, Kasatma Banser Kabupaten Tegal Muhammad Zaenudin, Sahabat Ansor Aeni Fitiah, Bendahara PC Ansor Kabupaten Tegal H Rifan Fahmi dan Ketua PAC Ansor Dukuhturi Muhtadi.

Ketua DPC PPP Kabupaten Tegal Maftukhi menyatakan, setelah Ormas Pemuda Pancasila Kabupaten Tegal yang bergabung ke PPP, kini pihaknya sangat bersyukur dengan masuknya Ansor dan Banser yang menjadi kader PPP.

DPC PPP Kabupaten Tegal telah mendaftarkan bacalegnya ke KPU Kabupaten Tegal sebanyak 50 orang. Namun dengan masuknya kader Ansor dan Banser, ada 12 bacaleg yang secara sukarela mencabut berkasnya.

“Target kami semula hanya 6 kursi di DPRD. Tapi sekarang setelah ada Pemuda Pancasila dan Ansor serta Banser, target kami bisa mendapatkan 12 kursi,” tandasnya.

 

Related Articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

INSTAGRAM

IKUTI KAMI

313,160FansSuka
53,232PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan

TERKINI