Dihadapan Kiai dan Ulama’, PPP Tegasakan Konsisten Perjuangkan Kepentingan Islam dan Umat

Sukabumi – Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Gelar Halaqoh Ajangan Lembur sekaligus memperingati malam Nuzulul Qur’an di Pondok Pesantren (Ponpes) Darul Ahkam Sukabumi Jawa Barat. Rabu (20/4/2022).

Hadir dalam kegiatan tersebut diantaranya, Ketua Majelis Syariah DPP PPP KH Mustofa Aqil Siradj, Ketua DPW PPP Ade Munawaroh Yasin, Ketua DPP PPP Nadia Hasan Humaira, Sekretaris Wilayah PPP Jabar Pepep Saepul Hidayat, Ketua DPC PPP Kabupaten/Kota Sukabumi, serta para tokoh masyarakat.

Ketua DPW PPP Jawa Barat (Jabar) Ade Munawaroh Yasin dalam sambutannya menyebut, Halaqoh Ajengan Lembur telah menghasilkan atau menghadirkan para kiai dan ulama’ untuk mendeklarasikan diri dan bergabung menjadi bagian dari PPP.

“Mereka mendeklarasikan diri menjadi konstituen PPP bahkan secara garis politik bargabung dengan PPP. Tantu kami menyambut baik dan sangat membuka diri, membuka tangan kepada siapapun masyarakat yang ingin menjadi bagian dari PPP, partai yang didirikan para ulama’,” tutur Ade Yasin.

Kenapa harus gabung PPP?, kata Ade Yasin, sebab PPP adalah satunya-satunya partai yang berasakan Islam di Indonesia yang didirikan dan dibesarkan oleh para Ulama’, dan perjungan PPP tatap konsisiten dijalur Al-Quran dan Sunnah.

“PPP adalah partai yang menggolkan lahirnya UU Pesantren, kemudian masih ada cita-cita besar PPP yang masih terus diperjuangkan hingga saat ini oleh wakilnya yang ada di DPR yaitu menggolkan lahirnya UU Larangan Minuman Beralkohol (Minol),” terangnya.

Lanjut dia, PPP ingin besar dan menang, sebab itu kehadiran para tokoh masyarakat ini kami sambut dengan suka cita dan bahagia untuk bersama-sama di PPP dalam memperjungkan kepentingan Islam, umat dan bangsa.

“Alhamduliullah saat ini banyak para tokoh dan alim ulama’ yang kembali kepangkuan PPP, mereka bersepakat balik ke rumah besar umat islam,” tegasnya.

Pada kesempatan yang sama Katua DPP PPP Qomarudin Taher (Kang Komeng) menegaskan bahwa asas PPP tidak aka pernah berubah, tetap berasaskan Islam dan lambangnya tetap ka’bah. itu menandakan kalau PPP hadir dengan perjuangan nilai-nilai Islam yang Rahmatan Lil Alamin.

“PPP lahir bukan karena ketokohan, bukan karena kepentingan pribadi, namun PPP lahir atas dasar kebutuhan bangsa Indonesia saat itu. PPP lahir untuk memperjuangkan nilai-nilai Islam dan ke Indonesiaan,” jelas dia.

Selain itu Kang Komeng mentargetkan untuk mengembalikan kursi PPP di DPR khusnya di Jabar, PPP ingin mengambil kembali suara-suara yang dipinjam partai lain.

“Ketika Ajengan Lembur kembali ke PPP maka ini sudah jalan yang benar. Harapannya ini menjadi pemacu semangat dalam mengembalikan kejayaan PPP di pemilu 2024 yang akan datang,” pungkasnya.

Sebelumnya ratusan Ajengan Lembur se Garut dan se Bandung Raya deklarasikan dukungan untuk memenangkan PPP di pemilu 2024.(17/4/2022).

Deklarasi disaksikan langsung oleh Ketua Majelis Syariah Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PPP KH. Mustofa Aqil Siroj, Ketua DPW PPP, Hj. Ade Yasin, Wakil Gubernur Jawa Barat, Uu Ruzhanul Ulum, dan Ketua DPP PPP Qomarudin Taher.

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

INSTAGRAM

IKUTI KAMI

313,185FansSuka
49,956PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan

TERKINI