Fraksi PPP DPR Apresiasi Penemuan Harta Karun Cadangan Migas

Jakarta – Anggota Komisi VII DPR dari Fraksi PPP Anwar Idris mengapresiasi kinerja jajaran SKK Migas dan Primier Oil yang telah berhasil menemukan harta karun cadangan minyak bumi dan gas (migas) di blok Andaman II 150 Kmb lepas Pantai Aceh yang berdasarkan pengujian menyalurkan gas 27 kaki kubik dan 1884 barel kondensat per hari.

“Penemuan ini merupakan kabar baik dan menggembirakan, kita harap penemuan tersebut akan memberikan kontribusi bagi upaya pencapaian target 2030 yaitu produksi Minyak 1 juta BOPD dan Gas 12 Miliar BSCFD,” jelas Legislator PPP asal Aceh ini.

Dikatakan Anwar, bahwa sebelumnya ESDM mengasumsikan cadangan minyak hanya bisa sampai 9,5 tahun atau 4,17 Miliar barel dan cadangan 2,44 miliar barel per tahun 2020, dengan asumsi tidak ada penemuan cadangan baru kedepannya.

“Dengan penemuan ini juga, kami harap ESDM, SKK Migas harus bergerak cepat melakukan kajian penelitian menindaklanjuti’ kemudian setidaknya harus ada target 3-4 tahun ke depan sudah bisa berproduksi,” katanya.

Selanjutnya, kata Anwar apa yang dilakukan oleh Premier Oil’ hal ini membuktikan bahwa Indonesia masih merupakan target utama dalam eksplorasi Migas. Menurutnya, tak hanya Blok Andaman I, II dan III, yang potensinya mencapai 6 Triliun kubik, potensi migas yang menjanjikan di Aceh juga diharapkan dari blok offshore North West Aceh (Meulaboh) dan blok offshore Singkil.

“Pemerintah Pusat khususnya, Kementerian ESDM, SKK Migas harus lebih kerja keras dan serius mengkaji ini, termasuk membuat regulasi yg menarik investor dan menguntungkan Bangsa Rakyat Indonesia,” tandasnya.

Related Articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

INSTAGRAM

IKUTI KAMI

313,160FansSuka
53,232PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan

TERKINI