Siap Gaspol, Mantan Pembalap Jadi Ketua PPP Ngawi

Ngawi  – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kabupaten Ngawi, menargetkan 10 kursi di DPRD setelah dalam Pemilu 2024. Hal itu ditegaskan Ketua DPC PPP Ngawi
H Mahfud Rohani usai ditunjuk menahkodai partai berlambang kabah tersebut.

Gus Mahfud, panggilan akrab H Mahfud Rohani, mendapatkan mandat sebagai Ketua DPC PPP periode 2022-2026. Dia berduet dengan Samsul Wathoni, yang ditunjuk sebagai Sekretaris. Samsul merupakan mantan Ketua KPU Kabupaten Ngawi.

“Alhamdulillah, kami diberikan mandat untuk memimpin DPC PPP Ngawi periode 2022-2026. Informasi turunnya SK (Surat Keputusan) ini saya terima di waktu ziarah ke makam Sultan Muhammad Al Fatih, Turki. Ini mengisyaratkan sesuatu,” kata Gus Mahfud, Minggu (13/3/2022).

Mantan anggota DPRD Ngawi termuda periode 2009-2014 ini mengaku siap mengemban amanah sebagai Ketua DPC PPP, dan akan memenangkan partai berlambang kabah di Kabupaten Ngawi dengan perolehan kursi legislatif yang signifikan.

Gus Mahfud mengaku siap lahir dan batin membawa kemenangan PPP dengan maslahat dan politik beretika. “Ini sesuai petunjuk dari Gus Bahaudin saat Harlah PPP,” tutur cucu menantu KH Wahab Chasbullah, pendiri Nahdlatul Ulama.

Penghobi balap mobil ini berharap, langkah awal yang baik ini menjadikan hasil yang baik pula. Dirinya juga memohon doa dari semua pihak agar PPP di 2024 menjadi partai dengan perolehan kursi yang signifikan, khususnya di Kabupaten Ngawi.

Samsul Wathoni menambahkan, setelah SK diterima nanti, pihaknya langsung melakukan gerakan untuk menggapai kemenangan PPP di Kabupaten Ngawi. Semua Banom (badan otonom) akan digerakkan sebagai motor penggerak. Selain itu juga menghidupkan pengurus ranting dan seluruh pengurus pimpinan anak cabang.

“Kami akan melaksanakan restrukturisasi mulai pengurus PAC hingga ranting, karena memang sudah waktunya. Juga mengerakkan organisasi sayap, baik AMK (Angkatan Muda Kabah) GPK (Gerakan Pemuda Kabah), GMPI (Generasi Muda Pembangunan Indonesia), dan WPP (Wanita Persatuan Pembangunan). Menggerakkan segmen kaum milenial dan perempuan sebagai basis kekuatan baru,” bebernya.

Tak hanya itu, pihaknya juga melakukan pemantapan dan ideologisasi pengurus PPP di semua tingkatan. Tujuannya, agar menjadi kader militan. Lalu, melaksanakan silaturahim ke semua tokoh masyarakat baik kalangan pesantren, kiai, unsur pemerintahan dan tokoh masyarakat dan pemuda.

“Kami akan membuka ruang komunikasi dengan seluruh elemen masyarakat untuk menampung dan bisa memperjuangkan kepentingan masyarakat,” pungkasnyanya.

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

INSTAGRAM

IKUTI KAMI

313,187FansSuka
49,955PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan

TERKINI